Tampilkan postingan dengan label Balinese Past. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Balinese Past. Tampilkan semua postingan
Minggu, 01 Mei 2011
Minggu, 17 April 2011
9 Sekte Hindu Bali
Menurut Dr. Goris, sekte-sekte yang pernah ada di Bali setelah abad IX meliputi Siwa Sidhanta, Brahmana, Resi, Sora, Pasupata, Ganapatya, Bhairawa, Waisnawa, dan Sogatha (Goris, 1974: 10-12). Di antara sekte-sekte tersebut, yang paling besar pengaruhnya di Bali sekte Siwa Sidhanta. Ajaran Siwa Sidhanta termuat dalam lontar Bhuanakosa.Panca Datu
Panca Datu Seperti yang telah kami kemukakan di atas bahwa Panca Datu ditanam di tanah ketika akan "mensahkan" satu pura menjadi tempat suci yang dapat digunakan untuk sembahyang. Kenapa harus ditanam di tanah. Kita kembali lagi ke konsep Bhuwana Agung=Bhuwana Alit dan unsur pembentuknya sama yaitu Panca Maha Bhuta.
Pura Kebo Edan
Letak dan Lingkungan
Secara administratif Pura Kebo Edan berada di wilayah Dusun Intaran, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, tepatnya berada pada ruas jalan raya jurusan Gianyar, Tampaksiring, Kintamani, berada pada perbatasan antara dua Desa yaitu Desa Bedulu dan Desa Pejeng. Jarak dari Kota Gianyar ke lokasi ± 5 km, jarak dari lokasi ke Kota Denpasar ± 26 km. Pura ini sangat mudah dikenali karena berdekatan dengan Kantor Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Bali.
Sekte Ciwa Bhairawa
Aliran Tantrayana dalam Agama Hindu dapat dibedakan menjadi dua aliran besar yaitu Tantrayana kiri dan Tantrayana kanan. Agama Hindu khususnya dari sekte Siwa yang mendapat pengaruh ajaran Tantra dikenal dengan nama Siwa Tantra/Siwa Bhairawa, ajaran Tantrayana tidak berpengaruh dinegeri kelahiran agama Hindu seperti India, tapi kenyataannya paham tersebut berkembang pesat di Indonesia. Data arkeologis menunjukkan paham Tantrayana telah berkembang di Indonesia sekitar abad VIII Masehi, khususnya di Jawa Tengah. Kemudian setelah pusat pemerintahan pindah dari Jawa Tengah ke Jawa Timur pada sekitar abad X Masehi maka paham Tantra ikut terbawa, dibawah pemerintahan Raja Kertanegara ajaran Tantrayana berkembang dengan sangat subur. Dalam kitab ”Negarakertagama”Rabu, 13 April 2011
Бали История
Первыми жителями острова Бали как ожидается, вступит в 3000-2500 г. до н.э., которые мигрировали из Азии [3]. Остатки каменных орудий этого периода находятся в деревне Cekik расположен в западной части острова. [4] Возраст доисторического периода и заканчивая прибытием в индуизме
Читать дальше »
Читать дальше »
Senin, 14 Maret 2011
List Of The Kings Of Bali Island
List of Kings of Bali Island
This is a list of monarchs of Bali, an island in the Indonesian archipelago. Included are, first, rulers on an island-wide level, and, second, rajas of minor states that arose in the 17th and 18th centuries. The sequence and dates of the rulers are not always securely documented, and conflicting statements may be found in various textbooks. The following list is based on epigraphic records, Balinese chronicles (babad), and data supplied by Dutch colonial sources.Ancient kings of Bali
Warmadewa Dynasty- Śri Kesari Warmadewa (fl. 914)
Selasa, 01 Maret 2011
Bali Naked island
![]() |
| Gadis Bali |
Potret Kehidupan Wanita Bali Di awal Tahun 1900an
Tenunan Bali atau lebih terkenal dengan nama Songket
Yang berbahan Dasar dari benang kapas,benang emas dan Benang Perak,corak dari kain ''SONGKET'' Bali
sangatlah indah,dan setiap detail dari motif songket itu penuh dengan arti dan filosofi,anda dapat melihat corak dan motifnya di wikipedia atau browse di internet.
![]() | |
| Wanita Penenun songket Bali |
![]() |
| Mandi di sungai |
![]() | |
| Mencari Air Minum di sungai |
![]() |
| Gadis Bali mandi di sungai |
![]() | |
| Wanita petani |
![]() |
| Penari Wanita pada tahun 1910an |
![]() |
| Wanita Bali berpose di depan dapur |
![]() |
| Kesibukan wanita bali sehari-hari |
![]() |
| Berpose di depan Pintu |
![]() |
| Pasar Badung(Denpasar pada thn 1915an) |
![]() |
| Ibu Rumah tangga |
Potret Kehidupan wanita Bali ini sangat menginsfirasi Maestro lukis asal italy yang menghasilkan karya-karya besarnya yang begitu terkenal,Blanco terinsfirasi dari istrinya Ni rondji,dengan beberapa karya besarnya yang terinsfirasi dari kehidupan wanita dan budaya bali beliau menuangkan ide-idenya kedalam kanvas dan berbagai karya-karya masterpiece telah tercipta dari tangan dinginnya dan bahkan membangkitkan sekaligus mempromosikan budaya bali ke luar negeri,dan beliau mendirikan sebuah museum seni untuk karya-karya lukisnya untuk di pamerkan yang terletak di desa campuhan,Ubud,Bali,Ia sangat terpana dengan kecantikan dan eksotisme wanita Bali hingga ia memutuskan menghabiskan masa hidupnya di Bali .
Langganan:
Postingan (Atom)


















